Saturday, December 31, 2011

WELCOME 2012, THANKS 2011

2 jam lagi tahun 2011 akan segera berakhir..

Tidak banyak kejadian yang mengesankan di 2011. Nonton konser Linkin Park, nonton Flamenco bareng gerombolan penggemar budaya spanyol, dan yang paling menggembirakan adalah mendengar kabar kalau NKOTB bakal datang konser ke Jakarta next june 2012 (OMG, it's been 20 years waiting!!).. Hmm, yep mungkin itulah yang paling tak terlupakan disamping menerima email-email balasan kalau aplikasi beasiswaku ke Jerman dan Spanyol tidak lolos T_T

Senja terakhir di 2011, Sunset pun tak nampak, padahal ingin sekali  melihatnya :(
Foto: Dok. Pribadi

Berkegiatan bareng komunitas Transformasi Hijau dan Teens Go Green juga tak kalah serunya. Banyak ide-ide gila yang muncul sepanjang 365 hari di tahun 2011 ini.

Tahun baru mungkin hanya sekedar pergantian angka dan kalender di dinding rumah kita, namun bagiku adalah semangat untuk terus hidup dan melakukan banyak hal yang menyenangkan dan berdampak positif bagi orang-orang di sekitar kita.

Maybe I've lost some opportunities in 2011, but my best friend told me, "It's a sign that this was not your thing. Something better is on its way".. and I believe it's coming in 2012.

Image from Google


Resolusi 2012?
Aku baru menyadari kalau aku tak pernah sekalipun punya Resolusi. Tapi bukan berarti aku tak punya target atau keinginan yang akan dicapai, mungkin aku hanya tak secara khusus menyebutnya sebagai resolusi. Well ok, these are my first five 2012 resolution:

Nonton konser NKOTB (1) next June (tanggal 17 Januari aku ultah lhoo.. yang mau kasih kado, cukup beliin aku tiketnya NKOTB aja ^_^). Naikin berat badan (2) biar bisa donor darah (3), sepertinya ini bakal menjadi resolusi ter'konsisten' sepanjang tahun -_-!. Lulus tes IELTS (4). Lancar bahasa Spanyol (5).

This year I won't promise to be as good as I was last year, but surely much happier than ever... Then, what about boyfriend???? Ummm, we'll see.. hehehehe :)

Thanks so much 2011 and Welcome 2012!!
Happy New Year all :D

22.00 -- Sendirian di dalam kamar sambil mendengarkan suara gaduh terompet dan kembang api diluar sana..

Tuesday, December 27, 2011

INDONESIA RIO+20 GLOBAL YOUTH MUSIC CONTEST! Saatnya kamu ke Brazil!



Halo Anak Muda Indonesia! Ayo tunjukkan kreativitasmu kepada dunia..

Let the music talk, let the rhythm play, and let the world know what the youth have to say!

Ini saatnya kamu utarakan aspirasi kepada para pemimpin dunia di Rio+20 Conference, Brazil!
Mau tau caranya?

Ikuti INDONESIA RIO+20 GLOBAL YOUTH MUSIC CONTEST!



Apa itu Indonesia Rio+20 Global Youth Music Contest?

Rio +20 GYMC adalah sebuah proyek inisiatif dari NGO internasional bernama http://www.glocha.info dan sudah disetujui oleh UNCSD yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemuda di bidang lingkungan khususnya pembangunan berkelanjutan serta agar suara pemuda dapat didengar oleh pembuat keputusan di Rio +20 (Earth Summit) melalui musik!

Jadi, para pemuda seluruh dunia dibidik untuk dapat berkontribusi di Rio+20 Conference melaluiMUSIK!
Kenapa musik? Karena musik adalah bahasa yang universal!
Semua orang pastinya suka mendengarkan musik :) Nah, kontes ini bertujuan agar anak muda mengekspresikan harapan, perhatian, dan pemikiran mereka terhadap masa depan dari bumi dengan menggunakan musik.

Tertarik? :)

Persyaratan Indonesia Rio+20 Global Youth Music Contest :

a. Peserta
- bisa perorangan maupun band, kalau misalnya band, yang mendaftar cukup 1 orang saja, orang ini juga bertugas  sebagai Contact Person.
- berumur 15 sampai 30 tahun untuk katagori pemuda, dan berumur 14 tahun ke bawah untuk katagori anak-anak (saat pendaftaran anak-anak harus disertai persetujuan orang tua).
- setiap peserta hanya boleh submit 1 video ya, jadi tampilkan karyamu sebaik mungkin :)

b. Musik
- Buat lagu dan videoclip yang bertema paling tidak salah satu dari 3 pilar sustainable development: lingkungan, ekonomi, maupun sosial. Tips : perdalam tema lingkungan dan bikin lirik yang berhubungan dengan Rio+20 dan UNSCD.
- harus original dan belum pernah dipublikasikan.
- berdurasi minimal 2 menit dan maksimal 5 menit.
- musiknya boleh ber-genre apa aja dan videonya boleh pake teknik apa saja, yang penting gambarnya bisa terlihat jelas, begitupun dgn suaranya, oleh juri.
- bahasa boleh menggunakan bahasa Indonesia, tapi disarankan menggunakan Bahasa Inggris agar mudah dipahami (kreativitas tidak terbatas :)

pendaftaran sama sekali tidak dipungut biaya alias GRATIS!!
Gampang kan cara ikutannya?

INGAT Deadline pengumpulan video adalah 15 februari 2012, midnight GMT!
Detail cara pengiriman/submit video akan dijelaskan secepatnya.

Hadiah !!

Setelah melalui tiga penjurian di tingkat nasional (Indonesia), regional (Asia), dan Internasional, pemenang utama dari Rio+20 Global Youth Music Contest ini akan mendapat tiga tiket gratis (akomodasi, tranportasi, visa dll gratis) untuk mengikuti Rio +20 di Brazil!
Selain itu , mereka yg jd juara pertama akan tampil di hadapan para pemimpin dunia untuk mempersembahkan karya mereka.
Keren banget kaan?? :)

Jadi tunggu apalagi?

SEGERA SIAPKAN KARYA TERBAIKMU UNTUK DIDENGAR OLEH SELURUH DUNIA!
by:  Kartika Nindya Putri

Terus update perkembangan mengenai Indonesia Rio+20 Global Youth Music Contest, melalui :
Website      : www.indonesiariogymc.tumblr.com
email           : indonesia_rio20gymc@yahoo.com
twitter        : @indo_rio20gymc
facebook    : Indonesia Rio+20 Global Youth Music Contest


Tuesday, December 6, 2011

Selamat Hari Relawan Sedunia



International Volunteer Day (IVD) - (December 5) is an international observance designated by the United Nations since 1985. The declared aim of this activity is to thank the volunteers for their efforts and increase public awareness on their contribution to society. The day is celebrated in majority countries of the world.

Hari ini adalah Hari Relawan Sedunia atau bahasa kerennya International Volunteer Day (5 Desember 2011).  Relawan sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Kegiatan kerelawanan sudah ada jauh sebelum bencana Tsunami di Aceh dan Nias. Namun kata 'relawan' atau 'volunteer' baru terdengar di telingaku sekitar 4 tahun yang lalu.

"Mau jadi volunteer WCS?", pertanyaan yang agak aneh bagiku, karena waktu itu aku gak tahu menahu tentang apaan sih 'volunteer' itu. Hanya berbekal 'nekat' karena baru lulus kuliah dan gak ada kesibukan apa-apa, jadilah aku terima 'my first job as a volunteer' di Global Avian Influenza Network for Surveillance (GAINS), Wildlife Conservation Society-Indonesia Programme (WCS-IP). Hmm, agak ribet yaah dengernya?? Jadi singkat ceritanya begini:

Selama kurang lebih 8 hari nge'camp' di tambak yang panasnya minta ampun kalau siang dan kalau malam nyamuknya minta maaf banyaknya, tugasku sebagai volunteer lapangan adalah membantu tim WCS untuk survei flu burung yang objeknya adalah burung pantai (makanya lokasinya di tambak yang dekat laut). Siang hari pasang jaring, malam harinya patroli kalau ada burung yang nyangkut. Trus kalo ada yang nyangkut, ditangkep, dibawa ke lab (gubuk kecil yang dijadiin lab sementara). Nah trus di dalam lab, si burung diinterogasi, eh gak ding, tapi ditimbang, diukur panjang badan, paruh, sayap, dll, lalu diambil sampel darahnya dan sampel usapan kloaka. Terakhir sebelum dilepas (iya donk harus dikembalikan lagi ke alam), si burung dipasang'in bendera kecil di kakinya dengan warna dan kode tertentu, kemudian dia lulus dan bebas lagi (wah hebat aku masih ingat detailnya).

Dibayar? Iya tapi gak pake duit. Saat itu mungkin aku hanya merasa senang karena ilmu biologiku terpakai, dapat teman baru, dan pengalaman yang benar-benar baru. Namun apa yang kudapat setelah itu tidak pernah terbayang sebelumnya.

Jadi saat itu konsep volunteer yang pertama kali tersusun dalam kepalaku adalah - mereka yang secara sukarela (rela dan senang hati) memberikan tenaga, pikiran, dan waktu yang dimiliki secara sadar karena mereka mau dan mampu demi tercapainya sebuah tujuan. Hal yang harus digaris bawahi adalah 'tanpa pamrih dan imbalan', kalaupun ada imbalannya itu adalah bonus dan apresiasi atas komitmen kita. Dan bonus apa yang kita dapat seringkali lebih besar daripada yang pernah kita bayangkan. Utopis? nggak lah, karena aku sudah mengalaminya sendiri.

Lalu sejak saat itu sepertinya kata 'volunteer' gak mau pergi jauh-jauh dariku. Tahun 2008 aku ke Jakarta dan secara tak sengaja 'kecemplung' di sebuah komunitas lingkungan berbasis volunteer bernama Jakarta Green Monster (JGM) dan dipercaya menjadi koordinator volunteer yang (secara sukarela) mengurus kurang lebih 300 volunteer JGM dengan berbagai kegiatan. Sempat stress juga sih memang tapi gara-gara menjadi volunteer itu, aku lalu diterima di KEHATI, salah satu NGO besar di Indonesia, dipercaya untuk mengelola sebuah komunitas anak muda bernama Teens Go Green, tanpa wawancara dan tak terasa sekarang sudah 3 tahun aku bekerja. Itulah yang namanya bonus.

Tahun 2009 lalu aku juga berkesempatan terbang ke Belanda karena buah hasil aktif ber'volunteer di Piagam Bumi (Earth Charter International), dan sampai sekarang aku dipercaya untuk menjalankan posisi sebagai koordinator tim pengelolaan volunteer. Bonus juga kan :) dan itulah nilai lebihnya.

Menjadi volunteer membuatku bisa bertemu dengan banyak orang, kenal berbagai jenis karakter, personality, maupun profesi. Satu hal yang tak kalah penting ketika menjadi volunteer adalah -- Kita belajar berkomitmen, menjadi tahu siapa kita, dimana minat kita, bisa apa kita, dan bagaimana kita bisa mengembangkan keahlian yang kita miliki.

Kita tak hanya belajar bagaimana menghargai orang lain namun juga diri kita sendiri karena sekecil apapun yang kita berikan, bisa jadi hal kecil itu merupakan sesuatu yang begitu besar di mata orang lain.

Ada cerita inspirasi lainnya?? Yuuk berbagi..

Selamat Hari Relawan Sedunia :)
(Senin tengah malam, 5 Desember 2011)

Inspirasi lain tentang volunteer:
http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/2018/penelitian-menunjukkan-relawan-lebih-panjang-umur
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/10/18/yuk-kita-sharing-tentang-relawan/
http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=8&dn=20061206072212
http://www.wikihow.com/Volunteer
http://matadornetwork.com/bnt/10-reasons-why-volunteering-is-better-than-traveling/

Monday, December 5, 2011

Bloggers, how do you silence your inner critic?

a nice blogging tips from Blogger:

It happens to all bloggers -- you’ve got your cup of coffee, your laptop is fully-charged, and you’re feeling ready to bust out the day’s blog post.

You write your first sentence, and cringe.
Delete.
You try again.
Delete.

For every step forward, you take one step back. Need a way to silence your inner critic?

Here’s a tip:
Try dimming the brightness on your computer until you can’t see the screen, and write away, uncensored! You can always save your post as a draft, and edit it later.


Bloggers, how do you silence your inner critic?

Thursday, December 1, 2011

Go to The Past

Kalau kamu punya mesin waktu, ke masa apa kamu akan pergi?

Masa depan? Ya, mungkin itu yang akan dijawab oleh sebagian besar orang.
Siapa sih yang tak ingin tahu bagaimana dan seperti apa nasibnya kelak di masa depan?

Tapi kalau aku, tanpa pikir panjang lagi aku akan menjawab 'masa kecilku', karena bagiku masa kecil lebih menyenangkan untuk kembali terulang. Terutama bertemu kembali dengan orang-orang tercinta yang kini sudah tak bisa aku temui lagi adalah hal yang amat aku rindukan.

Seandainya masa kecilku bisa kembali terulang, entah barang 1 atau 2 hari atau bahkan dalam hitungan jam atau menit, bisa bertemu dengan Bapak, Embah (Oh God, I'm missing'em so much) atau sekedar mengucapkan terima kasih atau maaf.. melakukan kembali segala hal yang menyenangkan saat aku masih kecil seperti bermain pistol air di dalam bak mandi sampai bikin rumah banjir, bisa merengek minta gendong kalau capek jalan kaki, mecahin akuarium trus cukup pasang muka 'mewek' untuk meloloskan diri dari rasa bersalah, atau kalau ketiduran di depan televisi pasti ada aja yang 'ngangkat' ke kamar (coba sekarang, pasti dibangunin sambil ditendang-tendang, hehe).

Kerinduan itu selalu saja datang saat diri ini jenuh dengan 'beban' masa dewasa. Namun bukan berarti tak mau jadi dewasa, karena banyak hal dari masa kecil kita yang mungkin tak kita sadari merupakan suatu hal yang membentuk 'kita' sekarang.

I wanna go to the past to face my today's life..

...
And I'll forget the world that I knew
But I swear I won't forget you
Oh, if my voice could reach
Back through the past
I'd whisper in your ear

Oh darling, I wish you were here

(Vanilla Twilight - Owl City)

Jumat, 1 Desember 2011, 0:43 am, gerimis dan ditemani alunan 'Vanilla Twilight' nya Owl City..

You May Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...