Thursday, September 15, 2016

Mengurus SKCK untuk Visa Studi Keluar Negeri

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau dulu dikenal dengan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) merupakan salah satu syarat untuk mengajukan visa keluar negeri. Dalam hal ini adalah untuk mengurus visa studi ke Spanyol.

SKCK yang diminta oleh pihak kedutaan Spanyol adalah SKCK yang dikeluarkan oleh MABES POLRI. Dan untuk mendapatkan SKCK dari Mabes Polri, kita harus mulai dari Polsek, Polrestabes, Polda (di daerah masing-masing sesuai dengan domisili di KTP), kemudian baru ke Polri. Karena saya memiliki KTP Surabaya, maka saya harus pulang ke Surabaya untuk mengurus SKCK.

Berikut ini adalah persyaratan dokumen untuk mengurus SKCK:
  1. Surat keterangan RT/RW
  2. Surat keterangan Kelurahan
  3. Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP asli
  4. Fotokopi Kartu Keluarga
  5. Fotokopi Akte Lahir/Kenal Lahir
  6. Pasfoto ukuran 4x6 cm dengan latar belakang warna merah, sebanyak 6 lembar
  7. Fotokopi paspor
  8. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan
  9. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas
  10. Biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah)

Persyaratan SKCK
Proses untuk mendapatkan surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan sangat mudah. Setelah mendapatakan surat keterangan tersebut, saya langsung ke Polsek untuk mengurus SKCK. Tapi sesampainya di Polsek, saya direkomendasikan untuk langsung menuju Polrestabes. Hal ini karena SKCK yang saya urus adalah untuk keperluan keluar negeri, sehingga tidak perlu melalui Polsek terlebih dahulu.

Di Polrestabes Surabaya






Jl. Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan (lokasi gedung bersebelahan dengan Pom Bensin Mabes Polri), saya menyerahkan berkas persyaratan (yang sama dengan sebelumnya) dan melampirkan SKCK dari Polda (beserta fotokopi legalisirnya). Setelah itu petugas akan memberikan formulir untuk diisi (formulir yang sama dengan sebelumnya). Dua jam kemudian, SKCK bisa diambil. Dokumen SKCK dari Polda juga dikembalikan kepada kita.



  1. Syarat pembuatan SKCK di Polsek, Polres, Polda, dan Polri semua sama.
  2. Proses pengambilan sidik jari hanya dilakukan satu kali.
  3. Proses pembuatan SKCK bisa ditunggu.
  4. Menurut pengalaman saya diatas, Surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan ternyata tidak ditanyakan/dibutuhkan baik di Polrestabes, Polda, maupun Polri. Menurut informasi yang saya ketahui kemudian, surat keterangan tersebut hanya dibutuhkan di Polsek. Dan karena saya tidak melalui Polsek, maka surat keterangan tersebut tidak ditanyakan oleh petugas.
  5. Polsek dan Polres tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan Visa keluar negeri.
  6. SKCK untuk keperluan Visa keluar negeri hanya diterbitkan oleh Polda dan Polri. Apabila harus dilegalisasi di Kemenkumham, maka yang diperlukan adalah SKCK yang diterbitkan oleh Mabes Polri.
  7. SKCK jangan dilaminating, karena proses legalisir akan dilakukan langsung pada dokumen asli.
Itulah sekilas pengalaman saya mengurus SKCK. Semoga bermanfaat :)

4 comments:

  1. Sekedar berbagi. Saya mengurus SKCK tgl 21 Maret 2017 untuk mengajukan permohonan Permanent Residence. Semua prosesnya dilakukan di Mabes Polri tanpa perlu membawa surat pengantar dari polres atau polda.

    ReplyDelete
  2. Berati harus di Jakarta ya ka, kbetulan saya Akan buat skck untuk permanent resident di Australia, klo cma lewat polda bisa g ka? Ato harus lewat mabes polri? Mkasih ka sebelum ny

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, maaf banget baru balas, coba konsultasi dulu ke polsek/polres, karena seringkali beda kasus, beda pengalamannya :)

      Delete

You May Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...