Mengurus SKCK untuk Visa Studi Keluar Negeri

SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau dulu dikenal dengan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) merupakan salah satu syarat untuk mengajukan visa keluar negeri. Dalam hal ini adalah untuk mengurus visa studi ke Spanyol.

SKCK yang diminta oleh pihak kedutaan Spanyol adalah SKCK yang dikeluarkan oleh MABES POLRI. Informasi awal yang saya dapat waktu itu untuk mendapatkan SKCK dari Mabes Polri, kita harus mulai dari Polsek, Polrestabes, Polda (di daerah masing-masing sesuai dengan domisili di KTP), kemudian baru ke Polri. Jadi karena saya memiliki KTP Surabaya, maka saya harus pulang ke Surabaya untuk mengurus SKCK.

Berikut ini adalah persyaratan dokumen untuk mengurus SKCK:
  1. Surat keterangan RT/RW
  2. Surat keterangan Kelurahan
  3. Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP asli
  4. Fotokopi Kartu Keluarga
  5. Fotokopi Akte Lahir/Kenal Lahir
  6. Pasfoto ukuran 4x6 cm dengan latar belakang warna merah, sebanyak 6 lembar
  7. Fotokopi paspor
  8. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan
  9. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas
  10. Biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah)

Persyaratan SKCK
Proses untuk mendapatkan surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan sangat mudah. Setelah mendapatakan surat keterangan tersebut, saya langsung ke Polsek untuk mengurus SKCK. Tapi sesampainya di Polsek, saya direkomendasikan untuk langsung menuju Polrestabes. Hal ini karena SKCK yang saya urus adalah untuk keperluan keluar negeri, sehingga tidak perlu melalui Polsek terlebih dahulu.

Di Polrestabes Surabaya






Jl. Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan (lokasi gedung bersebelahan dengan Pom Bensin Mabes Polri), saya menyerahkan berkas persyaratan (yang sama dengan sebelumnya) dan melampirkan SKCK dari Polda (beserta fotokopi legalisirnya). Setelah itu petugas akan memberikan formulir untuk diisi (formulir yang sama dengan sebelumnya). Dua jam kemudian, SKCK bisa diambil. Dokumen SKCK dari Polda juga dikembalikan kepada kita.



  1. Syarat pembuatan SKCK di Polsek, Polres, Polda, dan Mabes Polri semua sama.
  2. Namun menurut pengalaman saya diatas, Surat keterangan dari RT/RW dan Kelurahan ternyata tidak ditanyakan/dibutuhkan baik di Polrestabes, Polda, maupun Mabes Polri. Menurut informasi yang saya ketahui kemudian, surat keterangan tersebut hanya dibutuhkan di Polsek. Dan karena saya tidak melalui Polsek, maka surat keterangan tersebut tidak ditanyakan oleh petugas. Jadi mungkin tidak apa-apa tanpa surat keterangan dari RT/RW.
  3. Proses pengambilan sidik jari hanya dilakukan satu kali.
  4. Proses pembuatan SKCK bisa ditunggu.
  5. Polsek dan Polres tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan Visa keluar negeri.
  6. SKCK untuk keperluan Visa keluar negeri hanya diterbitkan oleh Polda dan Mabes Polri. Namun biasanya pihak Kedutaan meminta SKCK dari Mabespolri dan harus dilegalisasi di Kemenkumham dan Kemenlu. Jadi lebih baik dikonsultasikan saja terlebih dahulu ke pihak kedutaan yang bersangkutan.
  7. Bagi teman-teman yang tinggal di sekitar Jabodetabek mungkin bisa langsung mengurus SKCK (untuk kerpeluan visa studi ke LN) ke Mabes Polri tanpa melalui Polres atau Polda terlebih dahulu. Jadi bisa langsung (konsultasi) ke Mabes Polri dengan membawa persyaratan diatas. Sekedar saran, bagi yang tinggal diluar Jabodetabek, bisa mengurus dahulu ke Polres dan Polda sesuai KTP, buat jaga-jaga daripada nanti bolak-balik :)
  8. Pembuatan SKCK juga bisa dilakukan online melalui web berikut (namun seringkali down): http://skck.polri.go.id/
  9. SKCK jangan dilaminating, karena proses legalisir akan dilakukan langsung pada dokumen asli.
Itulah sekilas pengalaman saya mengurus SKCK. Mungkin teman-teman yang lain ada mau berbagi pengalamannya mengurus SKCK. Semoga bermanfaat :)

Link terkait:
https://www.polri.go.id/layanan-skck.php

Comments

  1. Sekedar berbagi. Saya mengurus SKCK tgl 21 Maret 2017 untuk mengajukan permohonan Permanent Residence. Semua prosesnya dilakukan di Mabes Polri tanpa perlu membawa surat pengantar dari polres atau polda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Mba mau nanya, apakah termasuk sidik jari juga boleh langsung semuanya di mabes polri?

      Delete
    3. Iya mbak Asti, bisa langsung ke Mabes Polri, waktu itu saya dapat infonya harus ke Polda dulu, dan karena sekalian memang ada yang harus diurus di Surabaya jadi saya sekalian pulang ke Surabaya dan mengurus dulu ke Polres dan Polda, jaga2 daripada nanti diuruh balik lagi.. hehehe.. Jadi kalau tinggal di sekitar Jabodetabek mungkin bisa (konsultasi) langsung ke mabespolri sekalian bawa persyaratan diatas yah :)

      Delete
  2. Berati harus di Jakarta ya ka, kbetulan saya Akan buat skck untuk permanent resident di Australia, klo cma lewat polda bisa g ka? Ato harus lewat mabes polri? Mkasih ka sebelum ny

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, maaf banget baru balas, coba konsultasi dulu ke polsek/polres, karena seringkali beda kasus, beda pengalamannya :)

      Delete
    2. Terimakasih banyak atas info nya. Apakah surat pengantar dari lurah harus tetap di lampirkan?

      Delete
    3. This comment has been removed by the author.

      Delete
    4. hallo mba ina, saya juga lagi mau mengajukan visa untuk pr australia ni. jadi dari pengalaman mba, skck dari polda sudah bisa ? apa harus dari mabes polri ? thanks

      Delete
    5. Mbak Oktavia, dari update teman-teman, kalau visa kerja bisa menggunakan skck dari Polda, tapi kalau pihak Kedutaan meminta skck dari mabes polri berarti harus ke mabes polri.. :)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts